Ketika harga sebuah mobil menyaingi harga properti, hal itu memunculkan pertanyaan: Apa yang membenarkan biaya premium dari Range Rover, SUV mewah ikonik? Jawabannya terletak pada kombinasi faktor, termasuk prestise merek, inovasi teknologi, kualitas material, dan pengerjaan yang cermat.
Ekuitas merek memainkan peran penting. Sebagai model unggulan Land Rover, Range Rover mewujudkan kemewahan Inggris dengan warisan puluhan tahun dan reputasi yang gemilang. Warisan ini memberinya kekuatan penetapan harga yang substansial, karena konsumen bersedia membayar untuk status dan eksklusivitas yang diwakilinya.
Kemajuan teknologi berkontribusi signifikan terhadap harga yang lebih tinggi. Range Rover berinvestasi besar-besaran dalam terobosan rekayasa, mulai dari sistem sasis canggih hingga kemampuan penggerak semua roda yang cerdas dan fitur mengemudi otonom. Inovasi ini meningkatkan kinerja dan keselamatan, tetapi juga meningkatkan biaya produksi.
Kemewahan meluas ke setiap detail di dalam kabin. Kulit premium, trim kayu yang dibuat dengan tangan, dan aksen logam yang dibuat dengan presisi menentukan interiornya. Pengadaan bahan-bahan kelas atas ini menimbulkan biaya yang jauh melampaui kendaraan pasar massal.
Proses manufaktur menekankan kesempurnaan. Banyak tahap perakitan melibatkan pengerjaan manual untuk memastikan eksekusi yang sempurna, selaras dengan tolok ukur kualitas merek yang ketat. Pendekatan padat karya ini semakin mendorong kenaikan biaya.
Faktor tambahan seperti tarif impor, logistik, dan margin dealer juga memengaruhi harga jual akhir. Pada akhirnya, penempatan premium Range Rover mencerminkan proposisi nilai multifasetnya di pasar otomotif mewah.

